Perangkat Input Pengetikan

KOMPONEN-KOMPONEN KOMPUTER

Oleh : Supribadi, S.Pd

Empat komponen utama sebuah system komputer adalah input devices, central processing (CPU), backing storage (storage devices) dan output devices. Input devices dan output devices di kelompokkan dalam satu bagian yang disebut peripheral yang terletak di sisi luar casing komputer. CPU dan backing storage dikelompokkan sebagai komputer dan biasa terletak di dalam casing utama komputer.

Perangkat keras ini, dikelompokkan menjadi :

1.    Perangkat Keras Masukan (Input Device)

A.     Perangkat Input Pengetikan


Perangkat pengetikan dapat digunakan untuk memasukkan data ataupun perintah. Perangkat yang paling umum digunakan adalah keyboard. Perangkat pengetikan yang lain yaitu ATM (Automatic Teller Machine) yang dipakai sebagi mesin pengambil uang dan POS (Payment of Sale) yang digunakan pada toko-toko swalayan.

Input Device berfungsi sebagai media masukan data dari luar system ke dalam memori dan processor untuk diolah dan menghasilkan informasi yang diperlukan. Perangkat keras yang termasuk ini diantaranya :

  1. Keyboard

Keyboard
berfungsi sebagai tempat pengetikan perintah dan masukan yang dapat dipakai mengubah huruf, angka, ataupun kode lain menjadi isyarat listrik yang dapat diproses komputer. Keyboard paling umum dipergunakan sebagai perangkat masukan dan merupakan perangkat yang paling lama dimanfaatkan setelah perkembangan komputer dengan masukan kartu plong (punch card).

Keyboard merupakan perangkat masukan yang tidak terlalu banyak mengalami perubahan sejak diperkenalkan pertama kali. Secara garis besar sistem keyboard biasanya terdiri atas tombol-tombol pengetikan, angka, fungsi, dan kontrol.

  1. ATM (Automatic Teller Machine)

    ATM (Automatic Teller Machine)
    atau yang biasa disebut Anjungan Tunai Mandiri biasa digunakan dalam perbankan. Perangkat ini memungkinkan kita melakukan transaksi pengambilan uang tunai, pembayaran berbagai jenis tagihan, transfer uang.

    ATM bekerja sebagai peranti I/O sekaligus. Sebagai perangkat masukan, ATM memungkinkan pemakai memasukkan nomor PIN (Personal Identification Number), angka uang, dan hal-hal lain yang tersedia pada menu. Adapun sebagai perangkat keluaran, ATM memungkinkan pemakai (petugas bank) melihat perintah maupun kode dang angka yang diketikkan pada perangkat masukan.

  2. Point of Sale (POS)

    POS atau Point-of-Sale
    merupakan perangkat yang digunakan pada toko-toko untuk memasukkan data pembelian. Biasanya perangkat ini selain berisi tombol seperti keyboard, lengkap dengan angka-angka, juga masih ditambah fasilitas yang memungkinkan untuk memproses kartu kredit atau kartu debit.

    Point Of Sale atau disingkat POS dapat diterjemahkan bebas menjadi sistem kasir, yaitu aktivitas yang ber-orientasi pada penjualan yang terjadi pada bidang usaha retail. Mengapa POS ini menjadi terlihat sangat penting? Hal ini semata-mata adalah karena POS merupakan terminal tempat uang diterima dari pelanggan ke toko retail. Bagi pemilik usaha, uang masuk adalah indikator yang paling mudah untuk mengukur pendapatan, yang disebut dengan OMZET.

    POS juga menjadi penting karena seiring dengan berkembangnya usaha, sistem kasir akan dijalankan bukan oleh pemilik, namun oleh karyawan. Karena itu pemilik wajib tahu apa yang dikerjakan oleh kasir, dan berapa uang yang didapatkan secara tepat.

    Karena itu dewasa ini, sistem POS atau kasir telah digantikan oleh sistem komputer kasir. Walaupun tahap implementasi awal terlihat lebih rumit, namun fitur yang disediakan jauh melebihi dari cash register.

    Next …

One comment on “Perangkat Input Pengetikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s