Oleh: pribba | Januari 25, 2010

Mengaktifkan dan Mematikan Komputer

Mengaktifkan dan Mematikan Komputer


B. MENGAKTIFKAN DAN MEMATIKAN KOMPUTER SESUAI PROSEDUR

1.     Fungsi dan Jenis-Jenis Port Pada Komputer

Port merupakan colokan yang terpasang di bagian belakang case yang berfungsi sebagai penghubung antara komponen di dalam unit system dengan piranti diluar, sebagai contoh, port untuk menghubungkan camera digital, monitor, mouse dsb.

Port dikelompokkan menjadi beberapa bagian yaitu : Port Serial, Port Parallel, Port USB, port SCSI, Port Infra merah serta port-port yang lain

a.     Port Serial

Biasa digunakan untuk melakukan tranmisi data yang beroreintasi pada pengiriman sebuah bit per waktu, kareana sifatnya demikian pegiriman data berjalan agak lambat, biasanya digunakan untuk mengoneksi piranti seperti : printer, mouse, modem, PLC (programmable Logic controller), pembaca kartu maknetik dan pembaca barcode. Port ini sering dinyatakan dengan nama COM. Konektor yang digunakan adalah RS-232C dengan 9 pin atau 25 pin

b.     Port Parallel

Port Parallel atau sering disebut port LPT bekerja atas dasar 8 bit perwaktu, cocok untuk pengiriman data dengan cepat, tetapi dengan kabel yang pendek (tidak lebih dari 15 kaki). Umumnya digunakan untuk printer parallel, hard disk eksternal dan zip drive. Konektor yang digunakan adalah DB-25 yang terdiri dari 25 pin

c.     Port USB

Port USB merupakan port yang akhir-akhir ini sangat populer digunakan, yang dapat digunakan untuk menghubungkan berbagai piranti seperti camera digital, printer, scanner, zip drive dan sebagainya, port ini mempunyai kecepatan tinggi bila dibandingkan dengan port serial maupun port paralel

d.     Port SCSI

Port SCSI adalah Small Compter System Interface yang merupakan jenis port yang memungkinkan koneksi antar piranti dalam bentuk sambung menyambung. Port mempunyai kecepatan tinggi, dengan kecepatan tranfernya 32 bit per waktu, biasa digunakan untuk menghubunkan hard drive, scanner, printer dan tape drive, konektor yang digunakan adalah DB-25 dan 50 pin Centronics SCSI.

e.     Port Infra Merah

Port ini digunakan untuk mendukung hubungan tanpa kabel, misalnya untuk menghubungkan mouse yang menggunakan infra merah sebagai media tranmisi, mengirim data dari ponsel, dan sebagainya

f.     Port-Port Lain

Banyak port lain yang tidak tergolong pada port-port diatas, misalnya port untuk monitor, port keyboard, port mouse, port speaker, port jaringan, port dan lain-lain.

2.     Prosedur Menghidupkan Dan Mematikan Komputer

Untuk mengoperasikan sebuah komputer, perlu diperhatikan terlebih dahulu apakah seluruh komponen komputer terhubung dengan baik melaui konektor-konektornya dan komputer terhubung pada power supply listrik,

Proses awal start sebuah komputer dinamakan proses booting, dalam proses ini program dalam bios akan memeriksa seluruh hardware yang terhubung dengan motherboard apakah sudah siap untuk menjalankan tugas masing-masing atau ada yang mengalami kegagalan. Dalam soal booting dikenal dengan 2 (dua) macam booting yaitu :

a. Cold boot (booting dingin)

Booting dingin ini, yaitu mengaktifkan komputer dengan melakukan langsung pada tombol pawer on-off

b. Warm boot (booting panas)

Booting panas, dengan cara melakukan pada tombol keyboard tombol Ctrl + Alt + Delete, secara bersama-sama atau bisa dengan menekan tombol reset pada casing komputer.

Ketika komputer sudah mulai menyala, maka BIOS akan memeriksa semua hardware yang terhubung dengan komputer. BIOS (Basic Input Output System)
adalah sebauh chip kecil yang berisi program untuk mengenali kesiapan hardware, Selanjutnnya proses diambil alih oleh operating system, yang mempersiapkan komputer untuk menerima intruksi selanjutnya dari user (pengguna).

Menghidupkan dan mematikan komputer merupakan pekerjaan awal yang perlu diperhatikan, karena ini merupakan hal yang paling dasar untuk melakukan tindakan selanjutnya, misalnya untuk membuat naskah, membuat gambar, mengolah angka, membuat animasi dan lain sebagainya.

Untuk menghidupkan komputer tidak jauh beda dengan peralatan elektronik yang lain, misalnya radio atau televisi yaitu cukup menekan tombol power On/Off siap untuk digunakan. Jika kalau diperhatikan berikut perbedaan cara menghidupkan dan mematikan computer dengan peralatan lain :

KOMPUTER

ELEKTRONIK LAIN

Tombol power, juga terdapat tombol restart

Hanya tombol power saja

Terdapat perangkat keras dan perangkat lunak, kalau dinyalakan akan salaing menyesuaikan

Hanya terdiri dari perangkat keras saja, cara kerjanya terbatas, dihupkan maka langsung bisa gunakan

Terdapat proses booting, yaitu proses pengecekan perangkat keras dan pemanggilan system operasi

Tidak terdapat proses booting

Penyebab kemacetan karena komponen-komponen atau juga karena programnya

Kemacetan disebabkan kerusakan komponen

Operasi pada komputer dengan menggunakan bahasa pemograman

Tidak membutukan bahasa pemograman, kalaupun ada hanya sebagaian kecil saja

Untuk mematikan dengan menghentikan semua system, menutup semua program dan shutdown

Mematikan, langsung dengan menekan tombol power atau langsung memutus aliran listrik

Sebelum kita menghidupkan komputer, perhatikan terlebih dahulu perangkat komputer telah terpasang dengan benar. Perhatikan kabel-kabel dan konektor lain yang semestinnya terpasang seperti kabel-kabel Power CPU, Monitor, Printer dan sebagainya.

Hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan komputer, diantaranya :

  • Bila menghidupkan komputer, pastikan peralatan terpasang dengan benar
  • Menggunakan stabilizer atau UPS untuk menghidari kerusakan yang disebabkan arus listrik yang tidak stabil
  • Pastikan arus listrik mencukupi bila menghidupkan komputer, apabila arus listrik tidak kuat, maka akan berulang kali padam karena kelebihan beban. Dan berpengaruah terhadap komputer.

Langkah-langkah mengaktifkan komputer:

  • Pastikan stabilizer dalam kondisi ON
  • Tekan tombol power pada monitor
  • Tekan tombol power pada CPU

Tunggu beberapa saat sampai komputer benar-benar siap !

Dan apabila sudah terpasang semua, maka bisa dimulai untuk menghidupkan komputer, yang diawali dengan mengaktifkan tombol power On-Off yang ada casing komputer kemudian menyalakan monitor untuk melihat proses sampai dimana pelaksanaan booting, atau melihat proses Bios bekerja. Setelah proses booting selesai maka komputer akan menampilkan dekstop dengan wallpaper atau background. Setelah menunggu beberapa saat, windows akan menampilkan icon-icon yang bertebaran di halaman depan wallpaper, setelah itu komputer siap untuk menjalankan program aplikasi-aplikasi sesuai dengan kebutuhan, misalnya program pengolah kata, program spreatsheet, aplikasi pemograman dan sebagainya

Shortcut :     Tampilan bantuan untuk menjalankan program dengan cepat tanpa lewat bendera start.

Icon :     Bentuk gambar yang mewakili program yang tersedia dalam komputer.

Dekstop :     Area layar yang memuat seluruh tampilan dalam windows.

Taskbar :     Tempat program yang sedang dijalankan

Start :     Tempat memulai program di Windows

Setelah selesai menggunakan program aplikasi, maka untuk menonaktifkan atau mematikan komputer, terlebih dahulu keluar dari program apliksi yang telah digunakan, kemudian klik start pilih Shut DownShut Down. bila menggunakan windows XP pilih start laluTurn Off Compute, dilanjutkan Turn Off. Setelah beberapa saat komputer akan mati dengan sendirinya (secara otomatis) kita hanya mematikan layar monitor, biar lebih aman dilanjutkan dengan mematikan tombol regulator tegangan listrik (stavol) bila ada.

Langkah-langkah mematikan komputer:

Xp :     Start à Turn Off Computer à Turn Off

Vista         : Start à Pilih Tab (Ø) à Shut Down

Windows 7     : Start à Shut Down

Bila mengaktifkan dan mematikan komputer seperti yang dilakukan seperti diatas maka akan mengawetkan komputer, maksudnya komputer tidak akan cepat rusak akibat kesalahan mematikan atau menghidupkan komputer, bagaimanapun canggihnya sebuah komputer bila sering mematikan dengan sembarangan maka usia komputer itu tidak akan bertahan lama.

Apabila sering terjadi kesalahan dalam hal mematikan komputer akan mengakibatkan diantaranya, hardware dan software sering mengalami troble, karena pada saat menjalankan program, piringan pada harddisk dalam keaadaan berputar dan head menempel pada platter (piringan), bila komputer tersebut dimatikan secara tiba-tiba dan arus listrik terputus, maka piringan yang berputar tersebut akan berhenti secara tiba-tiba pula dan terjadi gesekan yang keras pada head. Akibatnya terjadi kerusakan pada piringan yang menyebabkan hilangnya beberapa data, dan bila kebetulan data yang hiding tersebut data program /system maka programnya pun ngak bisa dijalankan.

About these ads

Responses

  1. lumayanlah untuk pengetahuan bagi pemula…

  2. Pusing!

  3. keren abies tugas ku jadi lebih mudah… thank’s ya bos….

  4. Mantap informasi pak….keep make good posts

  5. Attention All Troopers,

    Lumayan Buat Pemula^^….

    Team PointBlank,
    Terima Kasih,


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: